Bekerja, Berkarir dan Pencarian Jati Diri

Sepuluh tahun yang lalu tepat pada bulan Februari 2020 ini, karir yang saya jalani telah mencapai usia 10 tahun. Sebuah usia karir yang cukup panjang saya rasa untuk sebuah karir yang tidak direncanakan dan tidak diinginkan.

Tulisan kali ini saya ingin bercerita ringan saja. Refleksi momen 10 tahun saya beralih profesi dalam karir.

Semua berawal dari ketidaktahuan

Mengenang sepuluh tahun yang lalu, saya bekerja di sebuah perusahaan yang bergerak di bidang penelitian. Adapun profesi yang saya kerjakan saat itu adalah peneliti. Di sela waktu senggang saya pun menjadi dosen honorer di sebuah universitas swasta.

Dua tahun berlalu saya menjalani profesi tersebut, saya menyadari ada sesuatu hal yang saya inginkan yang tidak dapat saya lakukan secara maksimal di posisi saya saat itu yaitu bertemu dan berkomunikasi dengan banyak orang.

Lanjutkan membaca “Bekerja, Berkarir dan Pencarian Jati Diri”

Andreescu dan Mimpi Selembar Kertas

Hari Sabtu malam, September 2019, dunia tennis dikejutkan dengan kalahnya Serena Williams oleh Bianca Andreescu di pertandingan tennis US Open. Bianca Andreescu mengalahkan Williams dan merebut gelar grand slam pada saat usianya baru 19 tahun!

Selain usianya yang masih muda ketika mengalahkan Serena Williams, sama seperti Naomi Osaka “Coco” yang dilakukan tahun 2018, ada kisah menarik dari kepura-puraanya Bianca Andreescu yang membuat saya terkesan. Tentang bagaimana ia membuat check palsu.

Diceritakan pada usia 16 tahun, ia bermimpi dan berambisi untuk mencapai puncak karir olahraganya. Ia membuat dan menyimpan sebuah check palsu yang dia simpan sebagai motivasi. Ia berharap bahwa suatu hari ia akan mendapatkan check yang nyata.

Bianca Andreescu (Sumber Foto: CNN)

Setiap tahun, Andreescu selalu mengambil check tersebut dan menuliskan jumlah uang hadiah pada tahun tersebut. Ia menggantinya karena setiap tahun jumlah uangnya semakin besar. Ia tetap memvisualisasikannya sejak hari itu.

Cek berita CNN nya disini supaya tidak hoax.

Hari Sabtu, Sept 7, 2019, mimpi itu menjadi kenyataan. Ia memegang check aslinya sebagai pemenang US Open.

Untuk kesekian kali saya melihat bagaimana kekuatan visualisasi dari sebuah mimpi.

Sebuah mimpi akan tetap menjadi sebuah mimpi, kecuali itu diwujudkan secara nyata.

Wujudkanlah mimpimu meski hanya dengan selembar kertas! Ini dibuktikan oleh Bianca Andreescu, sang pemenang grand slam 2019.

Bicara tentang keringat, kelembaban udara, dan derajat kenyamanan

Apakah anda pernah dengar orang Jawa bilang “sumu“? Malam ini di Manila sumu banget. Keringat pun seakan tidak kering-kering, kalau orang sunda bilang “bayeungyang pisan euy“. Ini memang biasa terjadi di Bulan April-Mei setiap tahunnya. Saya pun memeriksa berapa suhu udara (temperature), ternyata 30° C, meskipun ini hampir tengah malam.

Apa yang menyebabkan perasaan “sumu” atau tidak nyaman sebenarnya? yang menyebabkannya adalah tingkat kelembaban relatif udara tinggi dan temperature yang tinggi.

Apa itu kelembaban udara?
Kelembaban (humidity) adalah jumlah uap air yang ada di udara. Humidity mengindikasikan adanya kejadian persipitasi air (precipitation), embun (dew), atau kabut air (fog).
Jadi makin tinggi kelembaban, udara semakin jenuh udara dengan uap air.

Lanjutkan membaca “Bicara tentang keringat, kelembaban udara, dan derajat kenyamanan”